News
- Administrator
- 23-04-2025
Orasi Ilmiah Prof. Dr. Nuning Nuraini: Transformasi Epidemiologi Melalui Pemodelan Matematika - Dari Data ke Kebijakan
BANDUNG, itb.ac.id – Forum Guru Besar (FGB) Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menggelar Orasi Ilmiah Guru Besar yang berlangsung di Aula Barat, ITB Kampus Ganesha, pada Sabtu (16/11/2024).
Salah satu yang Guru Besar yang menyampaikan orasinya adalah Prof. Dr. Nuning Nuraini, S.Si., M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, dengan judul “Transformasi Epidemiologi Melalui Pemodelan Matematika : Dari Data ke Kebijakan.” Orasi ini didasarkan pada perjalanan risetnya selama lebih dari dua dekade, yang berfokus pada kontribusi nyata matematika epidemiologi terhadap solusi berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Dalam orasi tersebut, Prof. Nuning menjelaskan bahwa matematika epidemiologi adalah alat penting untuk memahami, menganalisis, dan memprediksi pola penyebaran penyakit dalam populasi. Dengan menggunakan model yang sederhana seperti Susceptible-Infected-Recovered (SIR), dinamika penyebaran penyakit dapat direpresentasikan. Meskipun memiliki keterbatasan, model ini memberikan gambaran awal tentang bagaimana infeksi menyebar dan bagaimana intervensi kesehatan dapat memengaruhi penyebaran tersebut.
“Matematika epidemiologi adalah cabang model matematika yang membahas dinamika penyakit. Model ini membantu memperkirakan dampak berbagai intervensi kesehatan, seperti vaksinasi, karantina, dan pengobatan,” ucapnya.
Sebagai contoh aplikatif, Prof. Nuning memaparkan perannya dalam penanganan pandemi COVID-19. Pada awal pandemi di tahun 2020, dengan data yang terbatas mendorong timnya, SIMCOV IDE, untuk memanfaatkan data internasional dari Korea Selatan guna mengembangkan model awal transmisi COVID-19 di Indonesia. Model ini kemudian digunakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus, seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan strategi vaksinasi.
Salah satu hasil signifikan dari riset ini adalah rekomendasi terkait vaksinasi. Tim SIMCOV ID menunjukkan bahwa strategi vaksinasi yang mencakup kelompok lanjut usia secara signifikan menurunkan angka kematian dibandingkan jika hanya memprioritaskan kelompok usia produktif. Temuan ini bahkan diakui oleh WHO dan menjadi bahan diskusi untuk kebijakan vaksinasi di Indonesia.
Selain COVID-19, Prof. Nuning juga menyoroti kontribusinya dalam riset penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penelitian yang telah dimulai sejak 2023 ini menghasilkan berbagai inovasi, termasuk sistem deteksi dini berbasis model matematika yang telah dioperasikan di Jakarta dan Bali. Sistem ini tidak hanya memprediksi angka kejadian DBD dalam tiga bulan ke depan, tetapi juga mengukur pengaruh faktor iklim terhadap penyebaran penyakit.
“Selanjutnya dengan pengawinan metode matematika dan pertanyaan dari masalah kesehatan yang tajam, diharapkan bisa memberikan kontribusi pada strategi penjagaan dan penanggulangan wabah penyakit. Salah satu kerja sama yang saya banggakan dalam penelitian terkait DBD ini, telah kami lakukan mulai tahun 2017 untuk membuat suatu sistem deteksi dini DBD di wilayah Jakarta dan juga di wilayah Bali yang rilis awal tahun ini,” ujar Prof. Nuning.
Lebih jauh, Prof. Nuning memaparkan bahwa pemodelan matematika tidak hanya terbatas pada penyakit menular. Dalam beberapa kasus, seperti pneumonia dan tuberkulosis (TB), model ini digunakan untuk menghubungkan faktor lingkungan dengan penyebaran penyakit. Penelitiannya juga merambah ke bidang lain, seperti kualitas udara, leptospirosis, dan rabies.
Salah satu aplikasi lainnya adalah dalam pengalamannya menjadi bagian dari Satgas COVID-19 ITB selama 2,5 tahun. Tim ini bertugas memberikan masukan berbasis data untuk kebijakan internal kampus, termasuk pengaturan kapasitas kelas dan protokol kesehatan. Hasil ini kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi para pemangku kepentingan di ITB dalam menentukan kebijakan pelaksanaan kuliah daring dan luring.
“Ternyata untuk 100 hari, dengan ukuran kelas 100 meter persegi, 8 jam sehari, hanya dibolehkan 11 orang saja yang masuk ke kelas dengan menerapkan protokol kesehatan. Tentu saja hal ini sangat sulit untuk dilakukan, sehingga kebijakan yang dilakukan oleh ITB adalah membuat pembatasan perkuliahan dan juga menyediakan tempat karantina di Asrama Jatinangor, serta Covid Track bagi sivitas akademika yang sakit untuk di analisa penyebaran dan usulan pencegahannya di level ITB,” ungkap Prof. Nuning.
Menutup orasinya, Prof. Nuning menyampaikan refleksi tentang perjalanan risetnya dalam matematika epidemiologi, menggambarkannya sebagai transformasi dari “pelayan ilmu” menjadi “mitra ilmu”. Mengutip dari kutipan inspiratif, “Mathematics - from Servant to Partner", Prof. Nuning menegaskan bahwa pengalamannya selama lebih dari dua dekade membuktikan potensi matematika sebagai alat yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Reporter: Iko Sutrisko Prakasa Lay (Matematika 2021)
Terbaru
Syukuran Wisuda Agustus Komunitas Matematika dan Aktuaria
Komunitas Keilmuan Matematika dan Aktuaria FMIPA ITB mengadakan Syukuran Wisuda pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Balarea Convention Hall. Acara syukuran ini diselenggarakan untuk melepas 129 wisudawan dari tiap jenjang Matematika dan Aktuaria ITB, yaitu Sarjana, Magister, dan Doktoral. Para orang tua wisudawan turut hadir untuk mendampingi langkah bahagia putra-putri mereka.
Syukuran Wisuda dibuka oleh Dr. Ikha Magdalena, S.Si., M.Si., selaku Ketua Program Studi Pascasarjana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kelulusan tak hanya tentang gelar, melainkan juga ada ketekunan, kesabaran, dan keberanian untuk mencoba saat sesuatu tak berjalan sesuai rencana. Hal-hal tersebut menjadi bekal bagi para wisudawan nantinya setelah meninggalkan kampus ITB.
Ketua Prodi Pascasarjana memberikan pesan bahwa Matematika dan Aktuaria ITB akan selalu menjadi rumah bagi para wisudawan, jangan merasa hubungan telah usai. Di mana pun wisudawan berada kelak, tetaplah membawa sesuatu dari Matematika dan Aktuaria ITB.
Perwakilan alumni Matematika 2014, Pak Alif atau biasa dikenal sebagai content creator @aliftowew, turut hadir untuk menyambut wisudawan. Beliau menceritakan perjuangannya saat kuliah dahulu, sebagai anak dari seorang kuli bangunan yang bertahan dengan memanfaatkan berbagai beasiswa dan bekerja sebagai asisten dosen, hingga kini dapat mendirikan perusahaan platform edukasi bernama Cerebrum. Dirinya yang dulu terbantu oleh beasiswa negara, kini perusahaan yang didirikannya dapat menyumbang pajak pada negara hingga Rp2 miliar.
Pak Alif juga menceritakan tentang pengalamannya berkarier menjadi pembuat konten, diawali dengan membuat konten analisis matematika di media sosial yang membawanya diundang ke istana untuk memaparkan analisis kebijakan, sekarang dia sudah dipercaya menjadi tenaga ahli di beberapa kementerian.
Untuk mengakhiri sambutannya, beliau memberi beberapa pesan kepada para wisudawan. Pentingnya untuk terus belajar, gigih, tetap rendah hati, dan selalu meminta restu dari orangtua.
Industrial Mathematics Week 2026: Menjembatani Matematika, Industri, dan Tantangan Dunia Nyata
BANDUNG, ITB – Kelompok Keahlian Matematika Industri dan Keuangan (KK MIK), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Institut Teknologi Bandung (ITB), kembali menggelar Industrial Mathematics Week (IMW) pada 6–17 Juli 2026. IMW mempertemukan mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengeksplorasi penerapan matematika pada berbagai persoalan nyata di masyarakat. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan matematika terapan di bidang industri, keuangan, rekayasa, dan life sciences.
IMW 2026 hadir melalui tiga rangkaian utama, yaitu International Summer Course, International Conference Day, dan Public Seminar on Women in Mathematics and Sciences. Ketiga rangkaian tersebut menghadirkan berbagai kegiatan yang menghubungkan pengembangan teori matematika dengan penerapannya dalam berbagai bidang. IMW 2026 diselenggarakan bersama PUI-PT PRISM (Centre of Excellence in Predictive Risk and Simulation Modelling) dan P2MS (Centre of Mathematical Modelling and Simulation) sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam penelitian, inovasi, dan pengembangan akademik.
International Summer Course in Mathematical Modelling for Solving Industrial Challenges: Linking Theory and Practice berfokus pada penerapan mathematical modelling untuk menyelesaikan berbagai permasalahan industri. Program ini mencakup lima bidang, yaitu Mathematics in Insurance, Mathematics in Business, Operations Research, Optimization Methods, serta Machine and Deep Learning. Melalui program tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami konsep sekaligus mengeksplorasi penerapan metode matematika dalam menghadapi tantangan di dunia industri.
Summer Course menghadirkan berbagai akademisi dan praktisi dari dalam maupun luar negeri. Pembicara yang hadir di antaranya Assoc. Prof. Joey Zhou dan Assoc. Prof. Geoffrey Chua dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura; Ari Andricopoulos, PhD dari RoomPriceGenie, Swiss; Cheng Hwee Sim dari Integrated Decision Systems Consultancy (IDSC), Singapura; serta Ghany Hanifan Muslim. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Adhe Kania, PhD, Rudy Kusdiantara, PhD, dan Muhammad Islahuddin, MSc dari ITB.
Summer Course tersedia dalam tiga pilihan pembelajaran, yaitu in-person course, in-virtual course, dan online lectures. Peserta in-person course dan in-virtual course mengikuti sesi kuliah dengan total 90 jam pembelajaran, hands-on workshop, serta modelling project yang mengaplikasikan metode yang dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan industri secara berkelompok. Sementara itu, peserta online lectures mendapatkan akses penuh terhadap materi kuliah, dengan sesi kuliah dan hands-on workshop diselenggarakan pada 6–10 Juli 2026, sedangkan modelling project berlangsung pada 13–17 Juli 2026.
Selain Summer Course, IMW 2026 menghadirkan International Conference Day sebagai forum diskusi akademik, pertukaran wawasan, dan kolaborasi interdisipliner. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk membahas perkembangan penelitian terkini serta aplikasi matematika dalam berbagai disiplin ilmu. Melalui forum tersebut, peserta dapat bertukar gagasan dan memperluas perspektif mengenai perkembangan matematika serta penerapannya dalam menghadapi berbagai persoalan nyata.
Conference Day menghadirkan invited talks, presentasi, dan diskusi interaktif yang membahas perkembangan terkini penerapan matematika dalam sistem kompleks maupun penyelesaian masalahan praktis. Berbagai topik yang dibahas meliputi dynamical systems and control, mathematical epidemiology and applications to public health, fluid dynamics and environmental modelling, serta financial mathematics and actuarial science. Kegiatan ini diselenggarakan secara terbuka bagi mahasiswa sarjana, mahasiswa pascasarjana, akademisi, dan praktisi pada 13–14 Juli 2026.
Conference Day juga menghadirkan sejumlah pembicara dari ITB dan NTU. Bidang Control Theory menghadirkan Prof. Dr. Janson Naiborhu dan Prof. Dr. Roberd Saragih dari ITB, sedangkan bidang Mathematical Epidemiology menghadirkan Prof. Dr. Nuning Nuraini dan Dr. Mochamad Apri dari ITB. Bidang Fluid Dynamics menghadirkan Prof. Dr. Sri Redjeki P., Prof. L. H. Wiryanto, dan Prof. Dr. Agus Yodi Gunawan dari ITB, sementara bidang Financial Mathematics and Actuarial Sciences menghadirkan Prof. Novriana Sumarti dan Dila Puspita, PhD dari ITB, serta Assoc. Prof. Joey Zhou dari NTU, Singapura.
Rangkaian IMW 2026 juga dilengkapi dengan Public Seminar on Women in Mathematics and Sciences dengan tema “The Symmetry of Intelligence”. Seminar ini membahas peran dan kontribusi perempuan dalam perkembangan matematika dan sains, mulai dari pengembangan metodologi dan pendekatan analitis hingga penerapan mathematical modelling, komputasi, dan pengembangan algoritma. Seminar ini diharapkan menjadi ruang bagi peneliti, pendidik, mahasiswa, dan praktisi untuk mendorong kolaborasi serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dalam perkembangan matematika dan sains.