News

heroimg
  • Administrator
  • 23-04-2025

ITB dan Moscow State University Jajaki Kerjasama Akademik

BANDUNG, itb.ac.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan dari Moscow State University (MSU), pada Jumat (28/2/2025) di Ruang VIP, Gedung Rektorat, Jalan Tamansari Bandung.

Agenda ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, S.Si., dan beberapa perwakilan dari FMIPA serta Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM).

Sementara itu, delegasi MSU dipimpin oleh Wakil Rektor Kerja Sama MSU sekaligus Ketua Forum Rektor Rusia, Mr. Alex Va.

Prof. Irwan Meilano menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian. "Kami terus berusaha membuka kesempatan riset bersama mitra global. Saya berharap dengan pertemuan ini, kita dapat membangun langkah yang baik untuk kolaborasi ke depan," ujarnya.

Potensi kerja sama ITB dan MSU dapat mencakup berbagai bidang, seperti pertukaran mahasiswa (student exchange), pertukaran kurikulum, serta penelitian bersama di bidang sains, termasuk kimia, fisika, dan matematika. Selain itu, kedua institusi juga menjajaki kerja sama dalam bidang teknologi untuk mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Di sisi lain, Mr. Alex Va menyambut baik inisiatif ini dan menekankan bahwa pertemuan ini dapat semakin mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Rusia. "Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua negara, khususnya dalam bidang akademik," ungkapnya.

Selain membahas kerja sama akademik, pertemuan ini juga menyoroti posisi Indonesia sebagai anggota BRICS dan peran Rusia sebagai tuan rumah KTT BRICS 2024. Keanggotaan Indonesia dalam BRICS diharapkan dapat menciptakan integrasi dan koordinasi ekonomi serta geopolitik yang lebih erat di antara negara-negara anggota, termasuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Rusia.

Acara ini juga mencakup kunjungan laboratorium (lab tour) ke beberapa fasilitas penelitian ITB, termasuk Laboratorium Fisika Terpadu, Kimia Terpadu, dan Fisika Dasar. Dengan adanya kunjungan ini, ITB semakin menegaskan komitmennya dalam memperluas jaringan internasional dan menciptakan peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi perkembangan akademik dan riset global.

https://itb.ac.id/berita/itb-dan-moscow-state-university-jajaki-kerjasama-akademik/62093

Terbaru

blogpost
Terbaru
Sosialisasi Beasiswa Program Doktor Untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025

ITB membuka pendaftaran calon mahasiswa program Doktor bagi para peminat Program Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 melalui skema Join Degree dan Double Degree.

 

Program ini memberikan kesempatan bagi dosen tetap di Indonesia untuk menempuh studi S3 di Institut Teknologi Bandung, maupun program _double degree_ bersama mitra universitas terkemuka dunia, dengan pendanaan penuh dari Kemendikbudristek. Program mencakup berbagai bidang unggulan: teknik, sains, seni rupa, dan manajemen.

 

Kami mengundang untuk mengikuti Sosialisasi Program Beasiswa PDDI yang akan diselenggarakan pada:

 

🗓 senin, 9 Juni 2025

🕢 Pukul 19.30 WIB

🔗 http://admission.itb.ac.id/link-sos-pddi

 

Informasi lengkap dan daftar program studi tersedia pada laman berikut:

🌐 https://admission.itb.ac.id/info/beasiswa-bppi/

 

Demikian informasi kami sampaikan.

Atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.

Administrator

09-06-2025

blogpost
Terbaru
Mahasiswa Aktuaria dan Matematika ITB Ikuti Kuliah Umum Seputar Manajemen Risiko

BANDUNG, itb.ac.id – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB), melalui mata kuliah AK3291 Lokakarya: Aplikasi Ilmu Aktuaria di Industri dan MA3011 Karir dalam Matematika, mengadakan kuliah umum di ITB Kampus Ganesha, Selasa (22/4/2025).

Kuliah ini menghadirkan Hendra Gunawan, FRM, ERMCP, PFM, alumnus Matematika ITB sekaligus Praktisi dan Konsultan di bidang manajemen risiko.

Dengan mengangkat tema “Risk Management: A Strategic Career for Analytical Mind”, beliau membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya manajemen risiko sebagai bidang karier yang strategis, khususnya bagi individu dengan pola pikir analitis.

Beliau berpendapat, orang-orang yang menyukai pertumbuhan (growth mindset) lebih cocok berada di ranah manajemen risiko.

“Kalau teman-teman ingin sukses berkarier di risk management, teman-teman tidak bisa berhenti belajar,” ujarnya, menekankan bahwa bidang ini menuntut pembelajaran terus-menerus untuk menghadapi perbedaan objek permasalahan dan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi. Dalam menghadapi ketidakpastian, peran manajemen risiko sangat krusial untuk menjaga keseimbangan antara optimisme proyeksi dan kesiapan terhadap skenario terburuk.

In risk management, we don’t just predict the future, we must prepare for it,” ujarnya.

Dalam sesi tersebut, beliau menekankan bahwa risiko bukan hanya sekadar ancaman, tetapi merupakan ketidakpastian yang berpotensi menghambat tercapainya objektif. Maka dari itu, salah satu tugas utama manajemen risiko adalah menciptakan sekaligus melindungi nilai. “Purpose of risk management adalah create and protective value,” ujarnya

Beliau menjelaskan bahwa manajemen risiko berperan penting dalam industri jasa keuangan, contohnya dalam perbankan. Manajemen risiko dapat berperan dalam memodelkan perilaku nasabah bank untuk memperkirakan jumlah penarikan dana dalam suatu waktu. Dengan proyeksi yang tepat, bank dapat memastikan tersedianya likuiditas yang diperlukan agar memenuhi kewajiban penarikan dana oleh nasabah, sekaligus menyalurkan dana secara optimal melalui kredit atau investasi.

Beliau memaparkan berbagai jenis risiko dalam dunia bisnis maupun industri jasa keuangan, mulai dari credit riskmarket riskliquidity riskoperational risklegal riskstrategic riskreputation risk, hingga compliance risk. “Credit risk adalah risiko pertama yang dihadapi semua bank yang ada di dunia,” katanya.

Beliau mendorong mahasiswa mempertimbangkan karier di bidang manajemen risiko, terutama di perusahaan yang memiliki sistem manajemen risiko yang matang. “Risk management adalah salah satu bidang yang tidak bisa digantikan oleh AI,” katanya. Hal itu karena pendekatannya yang selalu disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik tiap perusahaan serta dibutuhkan penilaian (sound judgement) dari ahli manajemen risiko dalam pengambilan keputusan.

Reporter: Indra Putra Lohanata (Aktuaria, 2021)

https://itb.ac.id/berita/mahasiswa-aktuaria-dan-matematika-itb-ikuti-kuliah-umum-seputar-manajemen-risiko/62383

Administrator

27-05-2025