News

heroimg
  • Administrator
  • 23-04-2025

Matematika dalam Gambar: Tim Dosen Matematika ITB Lakukan Pengabdian Masyarakat di Lembang, Bandung Barat

BANDUNG, itb.ac.id – Tim dosen dari Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, Program Studi Matematika Institut Teknologi Bandung, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 3 Lembang dan SDN 11 Lembang, pada Senin (2/9/2024). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proyek serupa yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya di SDN Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi.

Tim dosen ini terdiri dari Drs. Yudi Soeharyadi, M.Si., Ph.D., Jalina Widjaja, S.Si., M.Si., Ph.D., Oki Neswan, M.Sc., Ph.D., dan Denny Ivanal Hakim, S.Si., M.Si., Ph.D., dari Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB. Tahun sebelumnya, tim pengabdian masyarakat ini memperkenalkan konsep matematika melalui visualisasi gambar, dengan fokus pada operasi bilangan dan pecahan kepada siswa-siswa di Ciptagelar. Tahun ini, materi yang diangkat berkaitan dengan geometri bidang, yang mencakup segitiga, persegi, persegi panjang, serta perhitungan luas dan keliling bangun datar.

Dr. Jalina Widjaja menjelaskan bahwa ide utama dari proyek ini adalah bagaimana menyampaikan matematika melalui gambar.

“Anak-anak lebih senang kalau belajar ada ilustrasinya. Yang kami bangun itu bagaimana menyampaikan konsep matematika melalui gambar, atau kita sebut ‘visualisasikan matematika’. Harapannya selain ke anak-anak sebagai fokus utama, (tetapi juga) guru-guru juga ikut terinspirasi untuk melakukan hal ini, yang mungkin lebih membantu siswa,” ujarnya.

Di lain sisi, Drs. Yudi menekankan pentingnya kolaborasi untuk terus menyempurnakan apa yang telah dilakukan.

“Ini kan matematika sederhana. Tapi begitu kita mau coba menjelaskan, menyusun kembali itu ternyata tidak semudah yang kita pikir sebelumnya. Jadi memang latar belakang matematika itu akan sangat perlu untuk bisa menyusun kembali," ujarnya.

"Kita awali dengan deconstructing konsep yang sudah ada, kemudian reconstructing lagi konsepnya menjadi lebih sederhanas. Gambar itu sebagai medianya. Dan ini semua gabungan dari konsep dan media. Sehingga, memang ini perlu kolaborasi, kita tidak bisa bekerja sendiri,” lanjutnya.

Salah satu hal menarik dari program pengabdian ini adalah kolaborasi dengan Observatorium Bosscha ITB. Observatorium tertua di Indonesia ini turut berpartisipasi dengan membuka stan pengamatan matahari. Siswa-siswa diajak untuk mengamati matahari melalui teleskop dengan cara yang menyenangkan.

Partisipasi Observatorium Bosscha ITB ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan dunia astronomi kepada siswa, tetapi juga untuk mengedukasi mereka mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari polusi cahaya yang dapat mengganggu kegiatan pengamatan astronomi.

Kolaborasi dengan Observatorium Bosscha ITB juga membawa nilai tambah dalam hal memperkenalkan observatorium kepada masyarakat sekitar. Edukator Observatorium Bosscha, Luthfiandari, menjelaskan bahwa tujuan dari keterlibatan mereka adalah untuk mengenalkan Bosscha dan memberikan wawasan tentang pentingnya menjaga kualitas langit malam dari polusi cahaya, agar kegiatan pengamatan astronomi bisa berjalan dengan baik

“Motivasi utamanya adalah mengenalkan Observatorium Bosscha ke daerah sekitar. Jadi, masyarakat bisa tahu kalau di sini ada observatorium, tempat untuk pengamatan objek-objek Langit," ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa tujuan dari penjelasan tersebut adalah agar masyarakat mengetahui bahwa polusi cahaya merupakan salah satu kendala utama yang dihadapi Observatorium Bosscha dalam menjalankan fungsinya.

Misalnya, mungkin orang berpikir kalau lampu sorot itu tidak masalah, sepertinya biasa-biasa saja. Tetapi ternyata kalau pengamatan astronom terdapat faktor lampu sorotnya, data itu tidak bisa digunakan sama sekali,” katanya.

Kolaborasi antara tim dosen Matematika ITB dan Observatorium Bosscha dalam kegiatan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan inspiratif bagi siswa-siswa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Selain memperdalam pemahaman tentang konsep geometri, para siswa juga berkesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia astronomi melalui pengamatan matahari secara langsung.

Ke depannya tim dosen ini berharap dapat terus menyempurnakan metode pengajaran matematika visual ini, tidak hanya dari segi konten materi, tetapi juga dari segi efektivitasnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, mimpi untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dapat terlaksana.

Reporter: Iko Sutrisko Prakasa Lay (Matematika 2021)
Dokumentasi: Arsip Dosen KK Analisis dan Geometri, Matematika IT

https://itb.ac.id/berita/matematika-dalam-gambar-tim-dosen-matematika-itb-lakukan-pengabdian-masyarakat-di-lembang-bandung-barat/61855

Terbaru

blogpost
Terbaru
Sosialisasi Beasiswa Program Doktor Untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025

ITB membuka pendaftaran calon mahasiswa program Doktor bagi para peminat Program Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 melalui skema Join Degree dan Double Degree.

 

Program ini memberikan kesempatan bagi dosen tetap di Indonesia untuk menempuh studi S3 di Institut Teknologi Bandung, maupun program _double degree_ bersama mitra universitas terkemuka dunia, dengan pendanaan penuh dari Kemendikbudristek. Program mencakup berbagai bidang unggulan: teknik, sains, seni rupa, dan manajemen.

 

Kami mengundang untuk mengikuti Sosialisasi Program Beasiswa PDDI yang akan diselenggarakan pada:

 

🗓 senin, 9 Juni 2025

🕢 Pukul 19.30 WIB

🔗 http://admission.itb.ac.id/link-sos-pddi

 

Informasi lengkap dan daftar program studi tersedia pada laman berikut:

🌐 https://admission.itb.ac.id/info/beasiswa-bppi/

 

Demikian informasi kami sampaikan.

Atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.

Administrator

09-06-2025

blogpost
Terbaru
Mahasiswa Aktuaria dan Matematika ITB Ikuti Kuliah Umum Seputar Manajemen Risiko

BANDUNG, itb.ac.id – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB), melalui mata kuliah AK3291 Lokakarya: Aplikasi Ilmu Aktuaria di Industri dan MA3011 Karir dalam Matematika, mengadakan kuliah umum di ITB Kampus Ganesha, Selasa (22/4/2025).

Kuliah ini menghadirkan Hendra Gunawan, FRM, ERMCP, PFM, alumnus Matematika ITB sekaligus Praktisi dan Konsultan di bidang manajemen risiko.

Dengan mengangkat tema “Risk Management: A Strategic Career for Analytical Mind”, beliau membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya manajemen risiko sebagai bidang karier yang strategis, khususnya bagi individu dengan pola pikir analitis.

Beliau berpendapat, orang-orang yang menyukai pertumbuhan (growth mindset) lebih cocok berada di ranah manajemen risiko.

“Kalau teman-teman ingin sukses berkarier di risk management, teman-teman tidak bisa berhenti belajar,” ujarnya, menekankan bahwa bidang ini menuntut pembelajaran terus-menerus untuk menghadapi perbedaan objek permasalahan dan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi. Dalam menghadapi ketidakpastian, peran manajemen risiko sangat krusial untuk menjaga keseimbangan antara optimisme proyeksi dan kesiapan terhadap skenario terburuk.

In risk management, we don’t just predict the future, we must prepare for it,” ujarnya.

Dalam sesi tersebut, beliau menekankan bahwa risiko bukan hanya sekadar ancaman, tetapi merupakan ketidakpastian yang berpotensi menghambat tercapainya objektif. Maka dari itu, salah satu tugas utama manajemen risiko adalah menciptakan sekaligus melindungi nilai. “Purpose of risk management adalah create and protective value,” ujarnya

Beliau menjelaskan bahwa manajemen risiko berperan penting dalam industri jasa keuangan, contohnya dalam perbankan. Manajemen risiko dapat berperan dalam memodelkan perilaku nasabah bank untuk memperkirakan jumlah penarikan dana dalam suatu waktu. Dengan proyeksi yang tepat, bank dapat memastikan tersedianya likuiditas yang diperlukan agar memenuhi kewajiban penarikan dana oleh nasabah, sekaligus menyalurkan dana secara optimal melalui kredit atau investasi.

Beliau memaparkan berbagai jenis risiko dalam dunia bisnis maupun industri jasa keuangan, mulai dari credit riskmarket riskliquidity riskoperational risklegal riskstrategic riskreputation risk, hingga compliance risk. “Credit risk adalah risiko pertama yang dihadapi semua bank yang ada di dunia,” katanya.

Beliau mendorong mahasiswa mempertimbangkan karier di bidang manajemen risiko, terutama di perusahaan yang memiliki sistem manajemen risiko yang matang. “Risk management adalah salah satu bidang yang tidak bisa digantikan oleh AI,” katanya. Hal itu karena pendekatannya yang selalu disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik tiap perusahaan serta dibutuhkan penilaian (sound judgement) dari ahli manajemen risiko dalam pengambilan keputusan.

Reporter: Indra Putra Lohanata (Aktuaria, 2021)

https://itb.ac.id/berita/mahasiswa-aktuaria-dan-matematika-itb-ikuti-kuliah-umum-seputar-manajemen-risiko/62383

Administrator

27-05-2025